0 COMMENTS

Manfaat Yakult Untuk Bayi

Kalian tahu yakult? Sekarang ini bisa dipastikan jika hampir semua orang tahu minuman satu ini, atau bahkan sudah pernah meminumnya. Yakult merupakan minuman probiotik yang disajikan dalam bentuk susu fermentasi. Bagi orang dewasa, mengonsumsi yakult mungkin sudah menjadi hal yang wajar. Lalu bagaimana jika yang mengonsumsi adalah balita? Jika kalian penasaran, kalian bisa menyimak ulasan ini yang akan sedikit membahas mengenai manfaat yakult untuk balita. Selamat membaca!

 

Balita Minum Yakult?

Sebelum membahas mengenai manfaat yakult untuk balita, kalian harus tahu tentang yakult ini terlebih dahulu. Termasuk amankah jika balita mengonsumsi yakult? Yakult adalah minuman probiotik yang terbuat dari air, sukrosa, susu bubuk skim, dekstrosa, perisa identik alami, dan kultur bakteri asam laktat (Lactobacillus casei Shirota strain atau LcS), dan sedikit gula untuk kelangsungan hidup bakteri LcS selama masih dalam penyimpanan. Lalu apakah minuman ini aman dikonsumsi balita? Minuman probiotik satu ini aman untuk diberikan pada bayi diatas umur 1 tahun.

Menurut dr Atilla Dewanti, Sp.A., anak diperbolehkan minum minuman probiotik ketika berusia 6-24 bulan. Terlebih ketika mereka sedang terserang diare. Hal tersebut juga didukung dengan adanya sebuah riset yang menunjukkan manfaat bakteri baik pada anak-anak, yakni meringankan gejala diare dan mencegah diare akibat penggunaan antibiotik saat anak sakit. Anak-anak, orang yang memiliki gangguan sistem imun, wanita hamil, dan lansia, sangat dianjurkan untuk berhati-hati dalam mengonsumsi yakult.

Untuk itu, sebagai orang tua, harus kalian pastikan jika dosis yang kalian berikan sudah tepat. Dosis pemberian yakult yang tepat untuk balita adalah 0.5 sampai 1 takaran sehari. Yakult memang bisa sesekali dijadikan sebagai makanan pendamping air susu ibu (MPASI) untuk anak umur 6 bulan ke atas. Akan tetapi kalian harus ingat, jangan sampai perannya menggantikan ASI. Hal ini dikarenakan rasa minuman probiotik yang enak bisa saja mengalahkan rasa ASI, jika dikonsumsi secara teratur. Jadi, jangan terlalu sering memberikannya kepada balita ya!

 

Manfaat Yakult

Yakult, bisa dibilang minuman probiotik yang memiliki rasa cukup lezat. Selain itu, minuman ini juga dikemas secara manarik. Tapi ada satu fakta penting yang harus kalian ketahui tentang minuman satu ini. Apalagi kalau bukan manfaatnya. Yakult nyatanya memiliki manfaat yang banyak dan penting untuk kesehatan tubuh. Penasaran apa saja manfaatnya? Ini dia:

     Meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bakteri LcS bekerja di area usus kecil. Usus kecil manusia memiliki banyak sel yang memiliki fungsi untuk memerangi kuman penyakit. Backteri LcS pada yakult berfungsi membantu sel-sel tersebut untuk memerangi kuman atau bakteri penyakit yang masuk ke tubuh.

     Mengurangi racun di dalam tubuh. apakah kalian tahu jika makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut dan kita konsumsi bisa saja mengandung racun? Jika makanan dan minuman yang kita konsumsi bisa jadi mengandung racun dalam taraf ringan, yakult akan membantu membuang racun-racun tersebut bersama kotoran. Ya secara tidak langsung dapat kita simpulkan jika yakult bisa membantu dalam proses pembuangan racun dalam tubuh.

     Mengurangi resiko infeksi. Tubuh manusia biasa terinfeksi. Yakult yang telah masuk ke dalam tubuh akan mengkolonialisasi tubuh dengan bakteri Lactobacillus casei Shirota strain. Bakteri baik ini yang akan membantu tubuh melawan infeksi.

     Mencegah masalah pada sistem pencernaan, seperti diare dan sembelit. Apabila kalian mengonsumsi yakult setiap hari, maka bakteri Lactobacillus casei Shirota strain yang ada di dalam yakult akan membantu mobilitas usus sehingga bisa meredakan sembelit dan diare.

     Menjaga keseimbangan mikroorganisme. Dalam tubuh manusia. ada dua jenis bakteri, yaitu bakteri baik dan bakteri jahat. Tubuh yang sehat memiliki bakteri baik yang lebih banyak dan bakteri jahat yang lebih sedikit, begitu pula sebaliknya. Nah, minuman satu ini memiliki manfaat untuk menjaga pertumbuhan bakteri baik dan menekan pertumbuhan bakteri jahat yang bisa merugikan kesehatan tubuh.

Selain beberapa manfaat di atas, yakult juga memiliki manfaat tertentu jika dikonsumsi oleh balita, antara lain:

     mengatasi perut kembung,

     mengikat lemak,

     menyeimbangkan banyaknya bakteri di dalam usus,

     membantu meredakan diare,

     meringankan radang/iritasi usus,

     mencegah alergi dan pilek,

     meringankan gangguan kulit,

     meningkatkan nafsu makan,

     menjaga kesehatan mulut, dan

     mencegah infeksi pernapasan.

Selain beberapa manfaat di atas, kalian bisa memperoleh informasi di artikel lain dengan link berikut https://babyologist.com/blog/bolehkah-bayi-minum-yakult-n7614.

Itulah tadi sedikit ulasan mengenai manfaat yakult untuk balita. Semoga bermanfaat!

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *