0 COMMENTS

Keju Babybell Untuk Bayi, Bolehkah?

Seorang ibu tentu mengetahui jika bayi yang sudah mulai memasuki usia enam bulan, tidak akan cukup dengan asupan ASI saja untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Mulai usia enam bulan, bayi akan memerlukan nutrisi berlebih untuk membantu pengoptimalan proses tumbuh kembangnya. Nutrisi tambahan ini bisa diperoleh dari berbagai jenis makanan, seperti lauk, sayur, buah, dan lain sebagainya. Oh iya, ada salah satu makanan bergizi yang bisa digunakan sebagai pemberi nutrisi tambahan dan juga baik dikonsumsi bayi sejak dini. Apa itu? Jawabannya adalah keju. Keju ini mengandung banyak gizi penting yang dibutuhkan oleh bayi, contohnya adalah protein dan kalsium. sehingga bisa dikatakan jika keju baik untuk bayi, tentu saja tetap ada batas konsumsi. Tidak hanya memiliki rasa yang enak, keju juga mudah diolah menjadi beragam makanan dan memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang bayi. Bagi kalian yang ingin mengetahui tentang manfaat keju bagi bayi, kalian bisa menyimak ulasan ini yang akan sedikit membahas mengenai keju babybell untuk bayi. Apa itu keju babybell? Go check this out!

 

Manfaat Keju untuk Bayi

Sebelum membahas mengenai keju babybell untuk bayi, tidak ada salahnya jika kalian mengetahui terlebih dahulu tentang manfaat keju untuk bayi dan kapan bayi bisa mulai mengonsumsi keju berikut ini. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya jika keju menjadi salah satu makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai pemberi nutrisi tambahan bagi bayi. Hal ini dikarenakan berbagai kandungan gizi yang ada di keju bermanfaat untuk bayi, seperti kalsium, protein, dan beberapa jenis vitamin. Dengan adanya fakta tersebut, maka dapat kita ketahui jika keju memiliki banyak manfaat untuk semua orang, terutama untuk bayi. Nah, berikut adalah beberapa manfaat dari keju untuk bayi, antara lain:

     Menjadi sumber energi. Dengan adanya kandungan kalori yang tinggi dalam keju, membuat keju sangat baik dikonsumsi oleh bayi. Terutama untuk bayi diatas usia enam bulan karena bayi pada usia itu sudah mulai aktif bergerak, sehingga mereka memerlukan kalori yang tinggi untuk masa pertumbuhannya. Setiap 100 gram keju mengandung jumlah kalori 5 kali lipat lebih banyak dibandingkan jumlah kalori dalam susu.

     Membantu menjaga kondisi mata. Dengan banyaknya kandungan vitamin A dalam keju, membuat makanan satu ini memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan mata bayi, sehingga pengelihatannya bisa semakin baik dan terhindar dari masalah mata rabun.

Menunjang proses pembentukan tulang dan gigi. Ketika bayi mulai menginjak usia enam bulan, pertumbuhan giginya akan mengalami perubahan yang cukup pesat. Kondisi ini membuat bayi membutuhkan kalsium yang lebih banyak untuk membantu menunjang pertumbuhan gigi dan membuat tulang tubuhnya menjadi lebih kuat. Selain kalsium, kandungan vitamin D dalam keju juga bisa berguna dalam proses pembentukan tulang, menjaga sistem pertahanan tubuh dan juga organ dalam. Kalian tentu ingat jika di dalam keju terdapat kandungan kalsium dan vitamin D bukan?

     Menjaga kesehatan sistem saraf dan kulit. Vitamin B12 yang terkandung dalam keju memiliki banyak peranan untuk tumbuh kembang bayi, salah satunya adalah untuk menjaga kesehatan sistem saraf dan kulit bayi.

     Menjaga daya tahan tubuh bayi. Keju banyak mengandung zat antioksidan yang memiliki fungsi sebagai penangkal radikal bebas. Sehingga menjadi pelindung bagi bayi dari adanya infeksi virus dan bakteri. Kalian tentu tahu kan jika bayi lebih rentan terinfeksi segala macam virus dan bakteri? Dengan begitu dapat kita simpulkan jika keju memiliki peran untuk menjaga daya tahan tubuh.

 

Keju Babybell

Ada beberapa macam keju untuk MPASI, salah satunya adalah keju babybell. Keju Babybell merupakan salah satu brand keju internasional buatan asli Perancis. Keju ini adalah keju alami 100% yang mengandung kalsium dan protein tinggi. Keju babybell memiliki rasa sedikit pahit tetapi lembut dan ringan. Keju Babybell memiliki tekstur yang kenyal, jadi cocok untuk dilelehkan ataupun diparut.

Untuk masalah kemasan, keju babybell dikemas dengan unik, mini, dan dimasukkan dalam kantong jaring. Setiap potong keju ini dibungkus menggunakan lilin merah sebagai pembungkus dalam, dan plastik sebagai pembungkus luar. Keju babybell ini tidak menggunakan campuran garam, sehingga tanggal kadaluarsanya tidak lama, atau bisa dibilang tidak tahan lama. Hanya 8 bulan saja. keju ini bisa dimakan secara langsung atau bisa juga dijadikan sebagai pendamping untuk makanan cepat saji, atau malah diolah terlebih dahulu menjadi berbagai menu makanan yang lezat. Jika kalian ingin tahu macam-macam keju untuk MPASI, kalian bisa mengunjungi artikel di alamat https://babyologist.com/blog/macam-macam-keju-untuk-mpasi-n5225. Itulah tadi sedikit ulasan mengenai keju babybell untuk bayi. Semoga bermanfaat!

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *